Purwakarta, Jabartandang.com,” // Entah apa yang menjadi penyebab Yoga di bacok oleh orang tak di kenal di sekitaran Ubrug Jatiluhur membuat semua keluarga masih mencari tahu apa penyebab peristiwa tersebut bisa terjadi.
Sekjen Pasukan 12 Akew angkat bicara terkait pembacokan tersebut. Akew meminta kepada penegak hukum agar segera mungkin di proses secara hukum, karena jika persoalan ini terus di biarkan, tidak menutup kemungkinan peristiwa atau insiden ini akan terus menerus terjadi kepada siapa saja,tegas Akew saat menyampaikan pernyataan nya kepada redaksi Galuh Pakuan Nusantara.Com. Kamis ( 18/01/2024 ).
Saya meminta agar pelaku saudara Iyeng harus segera mungkin di tangkap dan di proses secara hukum dan harus harus bertanggung jawab kepada pihak korban sepenuh nya, tegas Akew.
Kami telah melakukan koordinasi serta upaya hukum, langkah awal telah kita tempuh kepada pihak Polsek Jatiluhur, karena Tempat Kejadian Perkara Pembacokan kepada Yoga bertempat di wilayah hukum Polsek Jatiluhur yakni Tempat Kejadian Perkara nya di Ubrug Jatiluhur.
Begini kronologies nya,kata Akew. Awalnya, Yoga selaku adik ipar saya sedang nongkrong dengan teman teman nya sekitar 10 orang dengan mengenakan seragam sekolah SMK YPK di sekitar Ubrug Jatiluhur pada hari Rabu tanggal 17 Januari 2024 sekitar pukul 17.00 Wib. Kemudian, Tiba tiba ada sekelompok pelajar dari SMK YKS dan SMANJA sebanyak 6 orang dengan mengendarai sepeda motor, setelah sekelompok pelajar tersebut sampai di depan Adik saya, tiba tiba pelajar berinisial Ry alias Iyeng membacok saudara Yoga selaku Adik ipar saya dengan memakai Clurit hingga beberapa kali, namun yang paling parah luka yang di alami oleh Yoga adik ipar saya yakni di bagian pinggang sebelah kiri hingga mau tembus ke bagian paru paru Yoga.
Ke enam pelajar yang menyerang adik ipar saya semua nya membawa sajam, namun yang membacok adik ipar saya yakni Iyeng pelajar asal sekolah SMANJA Jatiluhur, kata Akew.
Usai pembacokan, kemudian saudara korban yakni Yoga akan di larikan ke rumah sakit, namun di hadang lagi oleh saudara Iyeng sebagai pelaku, namun perbuatan Iyeng di hadang oleh warga sekitar hingga Yoga masih bisa di lari kan ke rumah sakit umum daerah Bayu Asih.
Menurut Pajri dan Kudus selaku teman Yoga saat ada di TKP menjelaskan. Saat kami nongkrong selepas pulang sekolah, kemudian kami hendak nongkrong di wilayah Ubrug Jatiluhur tepatnya di batu batu tersebut. Tiba tiba, ada sekelompok motor mendatangi kami, tapi saat mereka datang ke kami, mereka langsung mengeluarkan sajam berupa Clurit,golok dan pedang kemudian Clurit yang di bawa oleh Iyeng itu pun kemudian langsung di bacok kan kepada saudara Yoga. Setelah kami berlarian untuk menghindari perkelahian, sehubungan ada teman kami yang pingsan, kemudian kami menolong teman, tapi tiba tiba saudara Iyeng tersebut kembali akan membacok kan sajam nya kepada kami, kemudian kami meminta bantuan ke tempat tempat ramai yakni ke dekat sekolahan Al- Huda. Lalu, kami di tolong oleh warga sekitar hingga kami di jajap oleh warga sampai ke Rumah Sakit Bayu Asih.
Setelah Yoga selaku korban pembacokan telah aman dan di rawat di Rumah Sakit Bayu Asih, malam nya, Kami di ajak oleh Pak Kanit Polsek Jatuhur untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara hingga pukul 10.00 Wib dan kami pun di antar kembali oleh Pak Kanit Polsek Jatiluhur ke Rumah Sakit Bayi Asih, Kata Pajri, dan Alpan.
( RM/Tim )








