Purwakarta – Jabartandang.com // Pembangunan peningkatan kawasan permukiman kumuh pembangunan pengaspalan di Kampung Sinargalih RT 46 RW 02 Kelurahan Sindangkasih Kecamatan, Purwakarta Jawa Barat;Sabtu 20 September 2024.
Pekerjaan pengaspalan untuk peningkatan kawasan permukiman kumuh merupakan bagian dari pembangunan sarana prasarana fisik dan untuk meningkatkan perekonomian warga kampung Sinargalih Kelurahan Sindangkasih sumber dana dari APBD tahun 2024 dengan anggaran sebesar Rp 89,763,016,- pekerjaan di laksanakan oleh CV KHAILENDRA PUTRA,
Dari hasil pemantauan awak media online surfai ke lapangan pembangunan pengaspalan yang baru di kerjakan ketebalannya tidak merata sampai – sampai ada yang 2 cm , dan 1 cm hasil pantauan awak media
pengaspalan tersebut tidak maksimal dan kurang bagus ini, masyarakat pun merasa kecewa dengan hasil pengaspalan tersebut ini sudah jelas yang di pake uang Negara dan uang rakyat juga dengan hasil pekerjaan pengaspalan tersebut telah menghambur -hamburkan uang Negara yang telah merugikan Negara,

Kurangnya pengawasan dari Dinas Distarkim seolah -olah pembiaran terhadap pemborong yang mengerjakan pekerjaannya seenaknya, ucap Asep
Asep pun mengatakan volume tidak di jelaskan pengaspalan tersebut berpareatip jauh di bawah spesifikasi yang tidak tercantum di papan informasi proyek,
Diduga pengaspalan sudah gagal konstruksi dugaan ini muncul setelah tim awak media setelah mengecek di lapangan kondisi proyek sudah ada tanda-tanda pengaspalannya ada yang bergelombang dan tingginya juga tidak merata dengan hasil pekerjaan kurang maksimal pihak pemborong akan meraih keuntungan yang lebih besar lagi,
Saat tim awak media komfirmasi dengan salah satu warga setempat Asep mengatakan merasa kecewa dan kurang puas dengan hasil pekerjaan tersebut apalagi baru beberapa hari sudah menipis bagaimana kalau sudah sekian tahun entah gimana hasilnya? Ucap Asep,
Di waktu yang berbeda Hasan sebagai Lurah Sindangkasih tidak mengetahui adanya pengaspalan di kampung Sinargalih bahkan informasinya di dapat dari pak RW 46 pak Hasan langsung ke lokasi untuk mengecek pengaspalan tersebut,
Bahkan pihak pemborong yang tidak transparan di papan kegiatannya tidak menjelaskan volumenya,
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Distarkim dan Pemborong belum ada memberikan tanggapan lebih lanjut terkait dugaan kegagalan konstruksi tersebut.
( RM /tim )










