Bekasi,jabartandang.com// Puskesmas Ridogalih yang di kepalai oleh Hendra tanggap kasus stanting di daerahnya.Adapun penanggulangan bagi anak yang sudah terkena sunting, dikatakan Hendra kepala Puskesmas Ridogalih,harus menjadi prioritas bagi puskesmas dan BPPKB melalui posyandu di bawahnya.
Delia balita usia 2 tahun yang di duga menderita kurang gizi di kelurahan sirnajati.Saat di temui media (12 Desember 2024)di kediamannya kampung ciketuk rw 2,keadaannya cukup memprihatinkan berat badannya kurang dari 5 kilogram di usianya yang sudah menginjak 2 tahun.Pihak media melaporkan hasil temuannya ke puskesmas Ridogalih.
Setelah di konfirmasi oleh pihak media, Puskesmas Ridogalih yang di kepalai oleh Hendra bergerak cepat melakukan jemput bola ke kediaman Delia balita 2 tahun yang di duga menderita kurang gizi.Sehingga Delia mendapatkan perhatian khusus dari puskesmas Ridogalih dan sekarang (3 Pebruari 2025)sudah ada perubahan kenaikan berat badannya yang tadinya kurang dari 5 kilogram (12 Desember 2024) sekarang sudah naik menjadi 6 kilogram (3 Pebruari 2025)
Puskesmas sendiri nantinya akan mengajarkan terkait pola konsumsi atau pola makan yang sehat kepada ibu hamil dan anak balita, karena menurutnya itu menjadi kunci pencegahan stunting. “Supaya nanti diberi makanan-makanan tambahan, kemudian asi eksklusif ,susu formula bantuan dari Pemda dan juga pemeriksaan kesehatan lainnya,” tandasnya.
(Lia w)









