Jabartandang.com,” – Subang, 26 Februari 2025 – Pondok Pesantren Raudlatul Hasanah Subang menjadi tuan rumah dalam acara silaturahmi yang mengusung tema “Agama, Budaya & Sepak Bola”, yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari berbagai sektor. Acara ini digelar dengan tujuan mempererat tali persaudaraan antar umat beragama, pelestarian budaya, serta mengapresiasi kontribusi sepak bola dalam membangun rasa kebersamaan di masyarakat.
Acara ini dibuka dengan sambutan hangat dari KH. Muhammad Abdul Mu’min, yang lebih dikenal dengan sebutan Abah Maung, pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Hasanah. Dalam sambutannya, Abah Maung menekankan pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama dan melestarikan budaya lokal. “Silaturahmi ini adalah bentuk konkret kita dalam menjaga kedamaian dan persatuan. Agama, budaya, dan sepak bola adalah kekuatan yang dapat menyatukan kita semua,” ujarnya.
Salah satu momen penting dalam acara ini adalah kehadiran dua pembicara utama yang membawa perspektif berbeda namun saling melengkapi. Irjen. Pol. Purn. Drs. H. Anton Charliyan, mantan Kapolda Jawa Barat (2016-2017), memberikan wawasan tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di tengah keberagaman. “Keamanan dan ketertiban adalah pondasi dari keharmonisan sosial. Sebagai bangsa yang beragam, kita harus saling menghargai dan memahami perbedaan yang ada,” tegas Anton Charliyan.
Acara juga dihadiri oleh H. Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bermartabat dan Manajer Persib Bandung, Serta Hj.Doni selaku ketua DPC Grib Jaya Subang yang membawa semangat olahraga dalam konteks kebersamaan. Hj. Doni mengungkapkan bahwa sepak bola memiliki peran besar dalam menyatukan masyarakat. “Sepak bola adalah olahraga yang tak hanya menghibur, tetapi juga membangun solidaritas dan kebanggaan bersama, terutama di kalangan masyarakat Jawa Barat. Ini adalah salah satu alat besar untuk membangun kedamaian melalui prestasi,” tambahnya.
Dengan hadirnya para tokoh penting ini, acara silaturahmi di Pondok Pesantren Raudlatul Hasanah Subang semakin memperkuat pesan bahwa agama, budaya, dan Organisasi masyarakat memiliki peran besar dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan bersatu, tanpa mengesampingkan perbedaan yang ada.(Ferry)