Bekasi- Jabartandang.com – Peristiwa pencurian sepeda motor yang terjadi kemarin jumat 11/04/2025 bermula saat korban Acep Rustandi mengecek para penggarap sawah miliknya yang berada di perbatasan kampung Tegal maung dengan Rawabogo.
Saat itu, Acep memarkirkan motor Honda beat street di tengah sawah yang kering dan lumayan jauh dari jalan. Saat hendak pulang Acep tidak menemukan motor yang tadi dia parkir, dalam keadaan panik Acep mencari kendaraannya di bantu warga, menelusuri jalan dan mendapatkan informasi dari warga, sempat melihat motor yang di step ke arah kampung Cibadak kecamatan Bojongmangu Kabupaten Bekasi.
Dengan di bantu warga kedua pelaku yang berusaha melarikan diri ketengah persawahan dan meninggal kan kedua kendaraan yang di duga milik pelaku dan korban akhirnya di tangkap warga.
Saat itu warga yang telah tersulut emosi menghakimi kedua pelaku dan membakar motor milik pelaku.
Salah satu pelaku RM (24) meninggal di tempat kejadian di duga akibat pukulan benda tumpul di kepala, sedangkan MG (28) masih hidup, namun sudah kritis dan sempat di bawa ke RSUD Cilengsi.
Terjadinya pengeroyokan/ aksi main hakim sendiri terhadap pelaku masih berada di wilayah hukum Polsek Cibarusah. Namun saat kejadian tidak ada anggota dari Polsek Cibarusah yang datang ke lokasi.
Pelaku MG (28) menghembuskan napas terakhir pada hari sabtu pukul 07.00 wib di RSUD Cilengsi dan sudah di makamkan oleh pihak keluarga.
Terpisah, Pihak keluarga korban tidak menerima dan menuntut keadilan atas meninggalnya suami sekaligus ayah dari anaknya ” saya gak terima suami saya di hakimi warga karena sekarangkan udah ada hukum, saya minta keadilan yang seadil – adilnya. Saya punya anak saya habis operasi cesar suami saya begini juga karena faktor ekonomi saya minta keadilan untuk suami saya” ungkap Tania Istri pelaku MG.(Lia)







