Dump Truck Pengangkut Sampah Diduga Tak Laik Jalan, Membahayakan Pengguna Jalan

oleh -245 views

Pangandaran –  Jabartandang.com,” – Sebuah dump truck pengangkut sampah tertangkap kamera warga tengah melintas di jalan raya dengan kondisi yang memprihatinkan.

Kendaraan berwarna kuning tersebut terlihat hanya menggunakan satu ban di sisi kiri belakang, padahal seharusnya menggunakan dua ban ganda untuk menahan beban berat.

Selain itu, truk tersebut juga memuat sampah secara berlebihan hingga melewati batas atas bak dan tidak ditutup terpal, sehingga berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Peristiwa ini terjadi di salah satu ruas jalan utama Kabupaten Pangandaran pada Senin (21/4).

Dalam video yang beredar, truk tampak berjalan dengan kondisi miring dan tidak stabil, menyita perhatian pengguna jalan yang melintas dari arah berlawanan.

Menurut pengamatan di lapangan, kendaraan tersebut diduga milik salah satu armada pengangkut sampah yang beroperasi di wilayah Pangandaran.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak pengelola armada maupun dinas terkait.

Ahli transportasi dan keselamatan jalan menyebutkan, kendaraan tersebut jelas melanggar UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 54 tentang kewajiban laik jalan dan Pasal 169 tentang keamanan muatan.

“Jika benar hanya satu ban di sisi kiri belakang, maka distribusi beban tidak seimbang dan sangat berbahaya. Ditambah muatan yang berlebihan dan tidak ditutup, ini pelanggaran serius,” ujar salah satu pengamat transportasi lokal.

Tanggung Jawab Siapa?
Jika kendaraan tersebut milik pemerintah daerah, maka tanggung jawab ada pada Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan untuk memastikan setiap kendaraan operasional memenuhi standar teknis.

Namun jika milik pihak ketiga (rekanan swasta), maka tanggung jawab juga harus ditujukan kepada kontraktor pengelola sampah.

Permintaan Warga:
Beberapa warga berharap agar instansi terkait segera melakukan evaluasi terhadap kondisi armada pengangkut sampah. “Jangan tunggu ada korban dulu.

Ini bukan hanya soal estetika, tapi keselamatan dan kesehatan lingkungan,” ujar salah satu warga yang sempat merekam kejadian.(Tantri)