Jakarta – Jabartandang.com– Kisah pilu dialami seorang wanita asal Jakarta Timur bernama Rosnalia (40), atau yang akrab disapa Rosa. Warga Cawang ini mengaku menjadi korban penipuan oleh kekasihnya sendiri berinisial MAP (25), yang disebut-sebut sebagai oknum anggota Polairud Mabes Polri sekaligus ajudan dari anggota DPR RI.
Rosa mengungkapkan bahwa dirinya mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah setelah menjalin hubungan asmara dengan pria tersebut selama lebih dari tujuh bulan.
“Kami awalnya kenalan lewat media sosial, mulai dari Instagram dan TikTok. Awalnya saling follow, lanjut DM, sampai akhirnya bertemu langsung di kawasan Jakarta dan mulai menjalin hubungan pacaran,” ujar Rosa saat ditemui di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Selasa (16/5/2025).
Modus Minta Uang Hingga Permintaan Mewah
Rosa menceritakan bahwa MAP kerap minta uang dengan dalih kebutuhan hidup dan alasan pekerjaan. Permintaan dimulai dari nominal kecil hingga jutaan rupiah.
“Awalnya dia minta Rp3 juta, katanya buat kebutuhan hidup. Lalu makin sering minta ditransfer. Bahkan makan pun saya yang bayarin. Karena saya pikir dia kekasih saya, jadi saya bantu kalau kerugian total keseluruhan ada sekitar Rp100 juta lebih, MAP jadi ajudan pak Varrel Bramasta Fadilla Soedjoko baru 3 bulan lebih,” jelas Rosa.
Puncaknya, saat MAP resmi menjadi ajudan anggota DPR RI, permintaan MAP semakin tak wajar.
“MAP jadi ajudan pak Varrel Bramasta Fadilla Soedjoko anggota DPR RI sekitar baru 3 bulan. Dia minta dibelikan parfum seharga Rp2 juta lebih. Katanya harus wangi karena mendampingi Pak Varrel yang notabene artis. Saya turuti karena percaya dan sayang,” lanjutnya.
Akhir Hubungan: Terbongkarnya Kebohongan
Kecurigaan Rosa muncul setelah ia melihat notifikasi pesan di ponsel kekasihnya. Ternyata, MAP menjalin hubungan juga dengan wanita lain. Fakta ini terkuak setelah Rosa menghubungi wanita tersebut melalui media sosial.
“Setelah saya selidiki, ternyata wanita itu juga pacarnya sebelum saya. Saat saya konfirmasi, dia mengaku juga pacaran sama MAP. Saya merasa sangat tertipu,” ujar Rosa dengan nada kecewa.
Setelah kebohongan terbongkar, MAP mengakui bahwa MAP memiliki pacar sebelum kenal Rosa, dan hingga kini tak ada kabar lebih lanjut apakah MAP masih bertugas sebagai ajudan di DPR RI.
“Saya sudah tidak bisa menghubungi dia lagi. Dihubungi MAP tidak pernah mau balas wa dengan alasan sibuk, saya juga tidak tahu apakah dia masih jadi ajudan Pak Varrel atau tidak,” tuturnya.
Rosa berharap agar MAP memiliki itikad baik untuk menyelesaikan masalah ini. Ia juga ingin kejadian serupa tidak menimpa wanita lain di kemudian hari.
“Saya ingin memberikan efek jera kepada MAP supaya tidak ada lagi korban seperti saya. Semoga ini jadi pelajaran buat semua wanita agar lebih berhati-hati dalam menjalin hubungan,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak MAP maupun institusi terkait. Redaksi masih terus berupaya mendapatkan konfirmasi lebih lanjut dari instansi yang bersangkutan.
(Lia)







