Subang : Jabartandang.com,” – Sejumlah warga di Kecamatan Ciasem Dusun Dukuh Tengah, Kabupaten Subang, menunjukkan kepedulian tinggi terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayah mereka. Pasalnya, pembangunan jalan yang telah lama dinantikan dianggap berjalan lamban dan tak kunjung selesai.
Warga yang mayoritas petani dan pedagang kecil itu mengaku kecewa dengan lambannya realisasi perbaikan jalan, yang membuat aktivitas ekonomi dan mobilitas mereka terganggu. Bahkan, beberapa di antara mereka secara swadaya berinisiatif menimbun jalan berlubang dengan tanah dan batu seadanya agar dapat dilalui kendaraan.
“Kalau hujan, jalan jadi kubangan lumpur. Kalau panas, debunya tebal sekali. Kami sudah beberapa kali menyampaikan aspirasi ke pihak terkait, tapi progresnya sangat lambat,” HERMAN (48), seorang warga Desa Ciasem kampung Dukuh Tengah, Selasa (2/7).
Menurut warga, jalan tersebut merupakan jalur utama yang menghubungkan beberapa desa di Ciasem dan menjadi akses penting bagi distribusi hasil pertanian. Kondisi jalan yang rusak parah tak jarang menyebabkan kecelakaan lalu lintas, terutama saat malam hari karena minimnya penerangan jalan.
“Kalau terus dibiarkan begini, kami khawatir kerusakan jalan akan semakin parah dan biayanya akan lebih besar lagi. Kami berharap pemerintah bisa lebih cepat tanggap,” tutur Rohimah( 50 )pedagang sayuran di Pasar Ciasem.
Warga berharap pembangunan jalan segera terealisasi agar aktivitas mereka tidak terus terhambat, sekaligus sebagai wujud perhatian pemerintah terhadap aspirasi masyarakat bawah. (Fery)








