Jabartandang.com,” – Indramayu., 11 Juli 2025
Aksi unjuk rasa warga Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu kembali memanas. Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Warga Sukaslamet Bersatu menggelar demonstrasi di halaman kantor desa, mendesak transparansi penggunaan Dana Desa tahun anggaran 2022 hingga 2024, serta menuntut pengunduran diri Kuwu (Kepala Desa) Rajudin.
Dalam aksi yang berlangsung sejak pagi hari, warga menyampaikan sejumlah tuntutan, termasuk penghentian praktik nepotisme di pemerintahan desa dan pemecatan perangkat desa yang dianggap tidak layak. Demonstrasi sempat diwarnai ketegangan saat massa mencoba menerobos masuk ke dalam kantor desa dan memblokir sebagian akses jalan di sekitar lokasi.
Koordinator aksi menyebutkan bahwa warga sudah berulang kali meminta kejelasan terkait laporan pertanggungjawaban keuangan desa, namun tidak mendapat jawaban memuaskan. Selain itu, pengangkatan menantu Kuwu sebagai bendahara desa juga menuai sorotan dan dianggap bentuk penyalahgunaan wewenang.
Menanggapi hal tersebut, Kuwu Rajudin menyatakan bahwa seluruh proses pemerintahan telah berjalan sesuai prosedur. Ia juga menyatakan siap diaudit oleh pihak berwenang, namun menolak menandatangani surat tuntutan pengunduran diri yang diajukan warga, dengan alasan tidak sesuai prosedur hukum.
Menanggapi hali yang terjadi, Camat Kroya Heka Sugara mengatakan:
“Kami memahami keresahan masyarakat Desa Sukaslamet yang menuntut transparansi dan akuntabilitas dari pemerintah desa. Untuk itu, kami telah turun langsung ke lokasi untuk memfasilitasi mediasi antara warga dan pihak desa. Kami juga telah menyampaikan kepada Kuwu Rajudin agar bersikap kooperatif dan terbuka terhadap audit serta pemeriksaan dari instansi terkait.”
“Kami meminta warga tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan anarkis. Aspirasi masyarakat adalah hal yang sah, namun harus disalurkan secara damai dan sesuai mekanisme hukum. Kami sudah merekomendasikan kepada Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu untuk segera melakukan audit terhadap pengelolaan Dana Desa di Sukaslamet.”
“Pemerintah kecamatan siap mengawal proses ini agar berlangsung transparan dan adil untuk semua pihak.”
Hingga rilis ini disusun, situasi di lokasi mulai kondusif, meski warga menyatakan akan menggelar aksi lanjutan apabila tidak ada langkah konkret dari pihak berwenang dalam waktu dekat.
(Hisam)









