Jabartandang.com,” – Indonesia saat ini sedang berada dalam kondisi yang tidak bisa lagi dianggap biasa-biasa saja. Di balik kemegahan infrastruktur, geliat ekonomi digital, dan euforia sosial media, tersimpan kenyataan pahit yang tak boleh diabaikan.
Kesenjangan sosial semakin lebar. Harga kebutuhan pokok terus naik, sementara daya beli masyarakat kecil terus tergerus. Rakyat kecil berjuang untuk bertahan hidup, sedangkan kekayaan terus menumpuk di tangan segelintir elite.
Krisis kepercayaan terhadap lembaga-lembaga penting negara semakin menguat. Transparansi diragukan, keadilan terasa timpang, dan suara rakyat tak selalu mendapat tempat yang layak dalam pengambilan keputusan. Demokrasi terancam menjadi formalitas belaka, kehilangan ruh dan maknanya.
Di sektor lingkungan, kerusakan terus terjadi: hutan dibabat, laut tercemar, dan bencana silih berganti. Semua ini bukan hanya soal alam, tapi juga soal arah kebijakan dan keberpihakan.
Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Ini bukan ungkapan pesimisme, tapi seruan agar kita bangun dari euforia semu. Saatnya bersuara lebih lantang, berpikir lebih kritis, dan bergerak lebih nyata untuk memperjuangkan Indonesia yang adil, berdaulat, dan berpihak pada rakyat.
Kita masih punya harapan, tapi harapan itu tidak akan tumbuh jika kita memilih diam. (Redakasi)







