Jabartandang.com,” -” Cirebon., – Festival Kuliner Jalur Rempah (FKJR) 2025 kembali menjadi panggung bagi pelaku UMKM lokal untuk unjuk gigi, termasuk stand olahan ikan dari Koperasi Konsumen Serba Usaha (KKSU) Desa Bersinar yang berkolaborasi dengan Jaya Food. Stand ini menyajikan aneka olahan ikan yang menggoda selera, mulai dari ikan kering, ikan olahan beku seperti nugget, hingga varian pepes dan sambal ikan khas pesisir.
Dibawah kepemimpinan Raden Slamet Jubaedi, seorang pegiat Anti Narkoba sekaligus penggerak UMKM di wilayah Cirebon, stand ini tak hanya menawarkan produk kuliner yang menggugah, namun juga membawa pesan kuat tentang pemberdayaan ekonomi masyarakat dan rehabilitasi sosial berbasis kemandirian usaha.

Ragam ikan yang diolah berasal dari hasil laut seperti tuna, udang, hingga ikan manyung, yang diproses dengan metode pengeringan modern maupun pengolahan inovatif lainnya. Semua produk disajikan secara higienis dan dikemas menarik, menyesuaikan selera pasar modern tanpa meninggalkan cita rasa tradisional.
Menariknya, stand ini turut disambangi oleh Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., anggota Komisi IV DPR RI yang dikenal sebagai tokoh nasional di bidang kelautan dan perikanan. Dalam kunjungannya, Prof. Rokhmin menyampaikan apresiasinya terhadap semangat pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Ia bahkan membeli langsung produk unggulan berupa ikan asin jenis jambal roti, salah satu ikon kuliner khas pesisir Cirebon.
“Ini contoh konkret bagaimana sektor perikanan dan UMKM bisa bersinergi dalam membangun ekonomi rakyat. Inisiatif seperti ini harus terus didukung dan direplikasi,” ujar Prof. Rokhmin di sela kunjungannya.
Partisipasi KKSU Desa Bersinar dan Jaya Food dalam FKJR 2025 menjadi bukti bahwa Festival Kuliner Jalur Rempah tak hanya menjadi ajang selebrasi kuliner, tetapi juga sarana strategis untuk membangun jejaring ekonomi lokal, membangkitkan UMKM, dan menyuarakan nilai-nilai sosial yang membangun seperti gerakan anti narkoba.
(Hans)










