Subang – Jabartandang.com,” – Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Subang sepakat membentuk sebuah paguyuban sebagai wadah persatuan dan perjuangan bersama. Pembentukan ini lahir dari keresahan para driver terkait janji-janji yang sebelumnya disampaikan oleh KDM dan Kang Rey, namun hingga kini belum sepenuhnya terealisasi.
Dalam musyawarah yang digelar di Subang pada Selasa 23 September 2025, para driver ojol dari berbagai aplikasi kompak menyuarakan pentingnya wadah resmi agar aspirasi mereka lebih terarah. Paguyuban ini nantinya akan fokus pada perlindungan, kesejahteraan, dan solidaritas antar-sesama ojol.
Ketua sementara paguyuban, Sri Wahyono menegaskan bahwa kehadiran organisasi ini bukan hanya untuk memperkuat silaturahmi, tetapi juga sebagai langkah nyata menagih komitmen dari KDM dan Kang Rey. “Kami masih menunggu realisasi janji yang pernah disampaikan. Para driver berharap agar dukungan terhadap kesejahteraan kami tidak hanya sekadar wacana,” ujarnya.
Selain itu, para ojol juga menyampaikan beberapa tuntutan, antara lain peningkatan fasilitas pendukung, kepastian perlindungan hukum, serta pembinaan berkelanjutan dari pihak terkait.
Dengan terbentuknya paguyuban ini, para driver berharap suara mereka lebih diperhitungkan, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah maupun pihak swasta dalam menciptakan iklim kerja yang sehat di sektor transportasi daring di Subang. (Rafly)








