Tembok Rumah di Perum Gran Slawi Residen Jebol Akibat Hujan Deras, Warga Tuntut Tanggung Jawab Pengembang!

oleh -118 views

PURWAKARTA- Jabartandang.com// Warga Perumahan Gran Slawi Residen,desa Selawi kecamatan Pesawahan kabupaten Purwakarta, digegerkan dengan jebolnya tembok rumah milik Murabahah/ Yuyun (30) akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada Kamis sore, sekitar pukul 17:22 WIB.

Insiden ini menambah daftar panjang keluhan warga terkait buruknya Tembok Penahan Tanah ( TPT) dan kualitas bangunan di perumahan tersebut.Sabtu (13/12/2025)


Rendi adik Yuyun yang saat kejadian sedang berada di dalam kamar, mengaku terkejut saat tiba-tiba tembok kamarnya jebol. “Saya kaget sekali,tak ada tanda-tanda, tiba-tiba tembok kamar jebol begitu saja.

Air masuk semua, kamar jadi penuh dengan tanah, HP saya juga rusak tertimbun,” ujarnya dengan nada kesal.
Luapan air dari tebing di sebelah rumahnya langsung membanjiri kamar,kata Rendi

Diduga, penggunaan material hebel tanpa adanya Tembok Penahan Tanah( TPT) menjadi penyebab utama kejadian ini.lanjutnya

Rendi menuntut pertanggung jawab dari pihak pengelola Perum Gran Slawi Residen atas kejadian ini. Ia menilai, buruknya sistem Tembok Penahan Tanah ( TPT) di sekitar perumahan menjadi penyebab utama banjir yang memperparah kondisi rumahnya dan kejadian seperti ini sudah ke tiga kalinya sama yang didepan rumah,ucapnya,

“Kami berharap ada perhatian, minimal untuk meringankan beban kami. Ini bukan masalah materi, tapi juga masalah kemanusiaan,” ungkapnya dengan nada sedih.
Ironisnya, belum ada tanggapan dari pihak pengembang perumahan tersebut,

Kejadian ini bukan pertama kalinya terjadi di Perum Gran Slawi Residen. Beberapa warga yang rumahnya berada di pinggiran tebing juga mengeluhkan masalah drainase yang buruk dan kualitas bangunan yang kurang memadai.

Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar terkait pengawasan dan standar pembangunan yang diterapkan oleh pihak pengembang.ucapnya rendi

Warga berharap pemerintah daerah meninjau turun tangan untuk menindaklanjuti masalah ini ,memastikan pihak pengembang segera bertanggung jawab atas kerugian yang dialami warga.

Saat ini, Rendi dan keluarga masih berjuang membersihkan puing-puing reruntuhan dan menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan.

Warga berharap ada perhatian dan bantuan dari pihak terkait untuk meringankan beban mereka.
Kejadian ini menjadi sorotan akan pentingnya kualitas pembangunan dan sistem (TPT ) yang memadai, terutama di kawasan perumahan yang berada di daerah rawan bencana.pungkasnya
Sehingga berita ini ditayangkan belum ada tanggapan dari pihak pengembangan perumahan

( RM/tim)

Tentang Penulis: jabar-tandang

Gambar Gravatar
Media Supremasi Hukum, Politik dan Kriminal