Kota Cirebon — Jabartandang.com,” – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Cirebon menyebabkan air sungai meluap hingga ke badan jalan di kawasan Kalijaga, tepatnya di sekitar situs sejarah Petilasan Sunan Kalijaga,
Luapan air tersebut mengakibatkan jalan utama tergenang, sehingga menghambat aktivitas warga dan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut. Beberapa pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraan, bahkan mencari jalur alternatif demi menghindari genangan air yang cukup tinggi.
Warga sekitar menyampaikan bahwa luapan sungai kerap terjadi saat hujan deras, terutama karena kapasitas sungai yang tidak mampu menampung debit air kiriman dari wilayah hulu. Kondisi ini dikhawatirkan dapat berdampak lebih luas, mengingat lokasi tersebut berada di kawasan bersejarah dan religius yang sering dikunjungi peziarah.
“Kalau hujan deras, air cepat naik dan meluap ke jalan. Kami khawatir bukan hanya mengganggu lalu lintas, tapi juga berdampak pada lingkungan sekitar situs sejarah,” ujar salah satu warga setempat.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan, baik melalui normalisasi sungai, peninggian tanggul, maupun perbaikan sistem drainase di kawasan Kalijaga. Langkah cepat dinilai penting untuk mencegah kerusakan infrastruktur serta menjaga kelestarian situs sejarah Petilasan Sunan Kalijaga yang memiliki nilai budaya dan religi tinggi bagi Kota Cirebon.
Hingga rilis ini diturunkan, warga diminta tetap waspada, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi, dan berhati-hati saat melintasi area genangan. (Dedi)







