Jabartandang.com,” – Pada hari Rabu (31/12), Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandung, Yayat Ahadiat Awaludin, S.SiT., M.H., beserta jajaran melaksanakan kunjungan dan silaturahmi ke Masjid Al-Hidayah, Kelurahan Pasirbiru, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Penanganan Akses Reforma Agraria Tahun 2025 yang berfokus pada penguatan kesejahteraan masyarakat berbasis pemanfaatan sumber daya lokal.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan diajak meninjau langsung berbagai program pemberdayaan ekonomi umat yang telah berjalan di lingkungan Masjid Al-Hidayah.

Program-program tersebut meliputi rumah jamur baglog, budidaya ikan nila dan lele, penanaman sayuran hijau dan bawang, serta peternakan ayam. Seluruh kegiatan ini menjadi bukti nyata keberhasilan penanganan akses reforma agraria yang mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian dan kemandirian warga sekitar.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, program pemberdayaan ini juga berkontribusi dalam penguatan ketahanan pangan di tingkat komunitas, dengan mengoptimalkan potensi lahan dan sumber daya yang tersedia secara berkelanjutan. Masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial dan ekonomi yang produktif bagi masyarakat.
Kunjungan ini turut dimanfaatkan sebagai forum diskusi mengenai peluang pengembangan program serupa ke depannya, serta strategi agar reforma agraria dapat terus memberikan manfaat nyata dalam mendukung kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat. Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandung beserta jajaran menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inovasi dan konsistensi pengurus Masjid Al-Hidayah dalam mengelola program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi warga.
Sebagai penutup kegiatan, Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandung menerima cinderamata dari pengurus Masjid Al-Hidayah.
Penyerahan cinderamata tersebut menjadi simbol terjalinnya hubungan harmonis antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus komitmen bersama untuk terus mendukung pelaksanaan reforma agraria yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Penulis : Iwan Setiawan









