Kabupaten Bandung, Jabartandang.com,” –13 Januari 2026 — Lembaga Swadaya Masyarakat Wadah Generasi Anak Bangsa (LSM WGAB) tengah menginisiasi upaya pembangunan sinergitas dengan sejumlah perusahaan penyedia dan pengelola tenaga kerja ke Ceres. Inisiatif ini diarahkan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan akses pekerjaan, khususnya bagi mereka yang menjadi tulang punggung keluarga, anak yatim, dan yatim piatu.
Dalam keterangannya, LSM WGAB menegaskan bahwa setiap pelamar yang direkomendasikan tetap wajib memenuhi aturan serta kriteria yang telah ditetapkan oleh pihak pengelola perusahaan. Lembaga hanya berperan sebagai penghubung dan fasilitator agar kesempatan kerja dapat tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Ketua Umum LSM WGAB menyampaikan bahwa maksud dan tujuan utama dari program ini adalah memastikan bahwa individu yang direkomendasikan benar-benar berasal dari kalangan yang sangat membutuhkan, serta memiliki tanggung jawab sosial sebagai penopang ekonomi keluarga. Hal ini dilakukan untuk menjaga integritas program dan kepercayaan mitra perusahaan.
Saat awak media meminta konfirmasi lebih lanjut, Ketua Umum LSM WGAB menyatakan secara singkat namun tegas bahwa pihaknya hadir untuk membantu generasi yang mengalami kesulitan serius dalam mencari pekerjaan, tanpa memungut biaya atau pungutan dalam bentuk apa pun. Ia juga menegaskan kesiapan lembaga untuk dilakukan evaluasi apabila ditemukan oknum anggota atau koordinator yang meminta biaya administrasi kepada calon tenaga kerja.
“Jika ada yang seperti itu, silakan dievaluasi. Kami tidak mentolerir pungutan dalam bentuk apa pun,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ketua Umum LSM WGAB menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial masyarakat, sejalan dengan amanat Gubernur Jawa Barat yang mendorong seluruh elemen untuk turut serta membantu generasi yang tertinggal secara ekonomi dan sosial.
“Kalau bukan kita, siapa lagi,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Ketua Umum LSM WGAB berharap agar sinergitas yang sedang dibangun ini dapat berjalan secara konsisten, transparan, dan sesuai dengan harapan semua pihak, khususnya bagi masyarakat yang sangat membutuhkan kesempatan kerja untuk memperbaiki taraf hidup mereka.
( Kang Boy)







