SPP Jalan, BOS Tetap Turun: Ada Apa dengan MAN 2 Kota Bandung?

oleh -96 views

Jabartandang.com,” – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bandung diduga melakukan pungutan rutin kepada seluruh siswa dan siswi berupa Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) sebesar Rp250.000 per bulan. Saat dikonfirmasi oleh wartawan, Kepala Sekolah MAN 2 Kota Bandung, Awaludin, mengakui bahwa pungutan bulanan tersebut memang dilaksanakan secara rutin. Ia menyatakan bahwa kebijakan tersebut telah diketahui oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.

Lebih lanjut, ketika wartawan menanyakan terkait Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) bagi peserta didik baru, Kepala Sekolah menjelaskan bahwa sekolah memungut DSP sebesar Rp5.000.000 per siswa. Menurut keterangannya, pungutan tersebut merupakan hasil musyawarah antara pihak sekolah, komite sekolah, dan orang tua siswa, serta diklaim tidak menimbulkan keberatan dari para wali murid. Ia kembali menegaskan bahwa kebijakan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat.

Kondisi ini dinilai memprihatinkan, mengingat MAN 2 Kota Bandung merupakan sekolah negeri yang menerima Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah. Secara prinsip, sekolah negeri yang dibiayai oleh negara seharusnya tidak lagi membebankan pungutan kepada orang tua siswa, karena pembiayaan operasional pendidikan telah ditanggung oleh negara.

Pengakuan dari salah satu siswa dengan inisial A menyebutkan bahwa orang tuanya secara rutin melakukan pembayaran SPP setiap bulan. Selain itu, seorang petugas keamanan sekolah dengan inisial A.G. juga membenarkan adanya pungutan DSP pada setiap penerimaan siswa baru.

Dengan jumlah siswa MAN 2 Kota Bandung yang diperkirakan mencapai sekitar 1.200 orang, nilai total pungutan DSP yang terkumpul diduga mencapai angka yang sangat besar. Namun hingga saat ini, belum terdapat penjelasan rinci terkait mekanisme pengelolaan, transparansi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana tersebut kepada publik. (Kang Boy)