“Tetap Hangat Walau Sepi Pejabat: Open House Keraton Kacirebonan yang Tetap Sarat Makna

oleh -49 views

Jabartandang.com,” Cirebon., – Suasana siang itu di Keraton Kacirebonan terasa hangat, Pada Minggu 22 Maret 2026 Tepat pukul 11.00 WIB, kegiatan open house tahunan yang digelar pihak Keraton Kacirebonan berlangsung sederhana, namun tetap sarat makna dan kekeluargaan.

Acara ini dihadiri oleh sebagian besar keluarga keraton serta tamu undangan dari berbagai kalangan. Namun, ada satu hal yang cukup mencuri perhatian: tidak tampak kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) atau perwakilannya dalam kegiatan tersebut. Meski begitu, hal tersebut tidak mengurangi kekhidmatan dan kehangatan acara yang berjalan dengan penuh kekeluargaan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang berlangsung singkat, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Sultan Kacirebonan, Abdul Gani. Dalam suasana yang tenang dan bersahaja, beliau tidak hanya memberikan sambutan, tetapi juga langsung memimpin doa, mengajak seluruh yang hadir untuk merefleksikan makna kebersamaan dan silaturahmi.

Sejak awal hingga acara berlangsung, suasana semakin terasa hidup dengan iringan alunan musik tradisional gamelan yang dimainkan langsung oleh pihak Keraton Kacirebonan. Denting nada-nada khas mengalun santai dan terdengar lembut, menyatu dengan jalannya acara, menghadirkan nuansa tentram sekaligus menenangkan.

Usai doa, suasana mencair. Para tamu, keluarga keraton, dan masyarakat yang hadir bersalaman dengan Sultan dan keluarga, bertukar senyum, dan saling menyapa dengan penuh kehangatan. Tidak ada sekat, tidak ada jarak semua larut dalam kebersamaan yang terasa begitu dekat.

Hidangan khas Cirebon menjadi salah satu daya tarik utama. Nasi lengko, makanan sederhana namun kaya rasa, tersaji dan dinikmati bersama. Di tengah kesederhanaan itu, justru terasa nilai kebersamaan yang begitu kuat seolah mengingatkan bahwa tradisi tidak selalu harus mewah untuk terasa istimewa.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama, mengabadikan momen kebersamaan yang hangat dan penuh cerita. Tawa dan canda pun sesekali terdengar, menambah hidup suasana siang itu.

Acara juga diisi dengan pembacaan macapat Cirebon oleh keluarga Besar Papi Tanto. Lantunan tembang tradisional yang berpadu dengan iringan gamelan menghadirkan nuansa budaya yang kental, mempertegas identitas dan warisan leluhur yang terus dijaga.

Di sudut lain, dari pantauan Media beberapa pengunjung dan wisatawan tampak hadir untuk menyaksikan langsung jalannya acara. Seperti dari Jepang, ada juga dari Inggris Mereka datang bukan sekadar melihat, tetapi juga merasakan atmosfer budaya yang terus terjaga. Tampak hadir juga keluarga besar Keraton Kacirebonan dari luar kota yang larut dalam kebersamaan. Open house ini memang rutin digelar setiap tahun oleh pihak Keraton Kacirebonan dan selalu menjadi daya tarik tersendiri.

Meski berlangsung tanpa hingar-bingar pejabat dan dengan konsep yang sederhana, open house ini justru menghadirkan sesuatu yang lebih dalam kehangatan, kebersamaan, dan ketulusan yang tidak dibuat-buat.
Sebuah pengingat bahwa dalam kesederhanaan, tradisi tetap hidup dan tetap berarti. (Hans)

Tentang Penulis: jabar-tandang

Gambar Gravatar
Media Supremasi Hukum, Politik dan Kriminal