Ciamis – Jabartandang.com,” – Ratusan siswa dari tingkat SD hingga SMP berjejer di sepanjang jalan menyambut iring-iringan kedatangan atlet cilik tersebut Rabu, (08/04/2026).
Suasana penuh antusiasme terlihat sejak Reva tiba di kampung halamannya. Lambaian tangan dan sorak sorai warga mengiringi perjalanannya menuju SDN 5 Kertahayu sebagai bentuk apresiasi atas prestasi gemilang yang diraih di tingkat internasional.
Reva Wilona berhasil mengharumkan nama daerah setelah menjadi bagian dari tim Persib Putri U-12 yang menjuarai ajang JSSL Singapore Professional Academy 7s di Singapura. Dalam laga final, timnya tampil impresif dengan mengalahkan Lion City Sailors dengan skor 2-0.
Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Pamarican, Lastri, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi Reva dapat menjadi inspirasi bagi para pelajar

“Atas nama Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, kami mengucapkan selamat atas capaian luar biasa ini. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berlatih dan mengembangkan bakatnya,” ujarnya.
Lastri menekankan pentingnya kolaborasi dalam meraih prestasi demi kemajuan bersama dan keberhasilan yang berkelanjutan bagi semua pihak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada orang tua, pihak sekolah, pelatih, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan penuh. Ini adalah hasil kerja bersama yang patut diapresiasi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SDN 5 Kertahayu, Satia Winata, mengaku bangga atas pencapaian siswinya. Ia menilai keberhasilan Reva tidak terlepas dari perjuangan serta dukungan keluarga.
“Perjuangan terbesar tentu datang dari orang tua, baik secara materi maupun non materi. Kami dari pihak sekolah berupaya memberikan dukungan semaksimal mungkin,” ungkapnya.
Pihak sekolah berharap prestasi ini menjadi awal lahirnya talenta-talenta baru di lingkungan pendidikan dasar. Ke depan, diharapkan akan muncul lebih banyak siswa berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah, seperti yang telah ditunjukkan oleh Reva Wilona.
“Somantri, dan Ratna Kusdiani, itu mengaku pengalaman bertanding di Singapura, sangat berharga.
“Saya bahagia bisa jadi juara, meski belum mencetak gol untuk tim. Insyaallah, Saya akan terus mengasah kemampuan sampai cita-cita menjadi pemain Tim Nasional profesional tercapai,”ucap Reva.
Namun, Reva menunjukkan keteguhan hatinya. Bahkan saat diberikan bola voli, ia justru menggunakannya untuk bermain sepak bola. Melihat minat dan bakat yang begitu kuat, Somantri akhirnya memutuskan untuk mendukung sepenuhnya dengan memasukkan Reva ke Akademi Persib di Cisaga.
Sejak saat itu, kemampuan Reva terus berkembang berkat latihan rutin dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk manajemen akademi. Kini, ia menjalani latihan harian di lapangan Rumah Sakit Banjar untuk mengasah teknik dan fisiknya.
Somantri mengaku bangga atas pencapaian putrinya. Ia menyebut prestasi yang diraih saat ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan ketekunan Reva selama ini. Sebagai orang tua, ia kini berkomitmen untuk terus mendukung perjalanan sang anak dalam meraih cita-cita di dunia sepak bola. (Syarif)










