Cirebon, Jabartandang.com., – Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSINDO) Kota Cirebon menggelar rapat anggota dalam rangka pembentukan kepengurusan baru periode 2026–2031 di salah satu rumah makan kawasan Jalan Kesambi, Kota Cirebon, Selasa Malam (19/05/2026).
Rapat tersebut dihadiri para perwakilan pedagang pasar, pelaku UMKM, pedagang kaki lima, hingga berbagai pelaku usaha lainnya seperti pedagang warung Madura, pedagang nasi Padang, dan sejumlah wiraniaga lainnya. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk menentukan arah kepengurusan baru sekaligus membahas persiapan pelantikan pengurus yang rencananya akan dikukuhkan langsung oleh Wali Kota Cirebon.
Suasana rapat berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, namun tetap dinamis dalam membahas berbagai persoalan dan harapan pedagang pasar ke depan.

Dalam forum tersebut, Hj. Tengku Marina terpilih secara aklamasi sebagai Ketua APPSINDO Kota Cirebon periode 2026–2031, menggantikan ketua sebelumnya, Deny Hikmat, yang karena kesibukannya tidak dapat melanjutkan roda organisasi. Terpilihnya Hj. Tengku Marina mendapat dukungan penuh dari para anggota yang hadir.
Dalam sambutannya, Ketua terpilih Hj. Tengku Marina menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin APPSINDO Kota Cirebon selama lima tahun mendatang. Ia menegaskan komitmennya untuk menjadikan APPSINDO sebagai organisasi yang solid, aktif, dan benar-benar menjadi wadah perjuangan para pedagang pasar tradisional.
“APPSINDO harus menjadi rumah besar bagi para pedagang pasar. Kita harus saling menguatkan, menjaga kekompakan, dan bersama-sama memperjuangkan hak serta kesejahteraan pedagang,” ujarnya di hadapan peserta rapat.
Selain pembentukan struktur kepengurusan baru, rapat juga diisi dengan sesi diskusi dan penyampaian aspirasi dari para anggota. Berbagai persoalan yang dihadapi pedagang pasar turut dibahas, mulai dari kondisi pasar tradisional, perlindungan pedagang, hingga harapan terhadap peran organisasi dalam memperjuangkan kepentingan para pelaku usaha kecil.
Pada kesempatan yang sama, Agus Suyanto yang dipercaya sebagai Ketua II dalam kepengurusan baru menegaskan pentingnya solidaritas dan keterlibatan aktif seluruh pengurus demi kemajuan organisasi. Ia juga menyampaikan bahwa APPSINDO kini telah memiliki tim advokasi hukum yang akan mendampingi organisasi apabila menghadapi persoalan di lapangan.
“Organisasi ini harus menjadi rumah bersama bagi para pedagang pasar. Advokasi sangat penting agar setiap persoalan yang terjadi bisa diperjuangkan secara baik dan terarah,” tegas Agus.
Ia menambahkan, pendampingan hukum tersebut akan diperkuat oleh Muhammad Soleh, SH., MH., yang dipercaya sebagai tim advokat organisasi.
Rapat berlangsung cukup dinamis dengan sejumlah pembahasan konstruktif terkait struktur organisasi, mekanisme pelantikan kepengurusan, hingga berbagai persoalan yang masih dihadapi pedagang pasar tradisional.
Menjelang akhir acara, Ketua terpilih Tengku Marina langsung mengambil langkah awal dengan membentuk panitia pelantikan kepengurusan. Pada tahap awal, susunan panitia masih terdiri dari Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) sebagai persiapan awal pelaksanaan pelantikan.
Dalam pembentukan tersebut, Burhanudin dipercaya sebagai Ketua Panitia Pelantikan. sekretaris Amelia Lestari dan bendahara Agung Sri, struktur kepanitiaan ini diharapkan mampu mengawal acara pelantikan resmi yang akan dilaksanakan.
Meski diwarnai berbagai pandangan dan diskusi yang cukup hangat, seluruh rangkaian rapat tetap berjalan lancar, kondusif, dan penuh semangat kebersamaan. Para peserta berharap kepengurusan baru APPSINDO Kota Cirebon mampu membawa perubahan positif serta memperkuat solidaritas antar pedagang pasar di Kota Cirebon.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, APPSINDO Kota Cirebon diharapkan semakin solid, responsif, dan aktif dalam memperjuangkan kesejahteraan pedagang pasar tradisional di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.
(Hans)










