Jabartandang.com,” – Dihari raya Idul Adha 1447 H atau Hari Raya Qurban yang jatuh pada 10 Dzulhijjah Direktur PT. Pengamanan Anak Bangsa (PAB) H. Jamak Udin SH, membagikan Daging Qurban Kepada Anggota dan karyawan serta warga sekitar lingkungan Markas Besar PAB bertempat di jalan Nila Kandi Keramasan Kertapati Palembang, Rabu (27/5/2026).
H. jamak Udin merupakan seorang tokoh masyarakat kota Palembang yang sangat dikenal dengan banyaknya kegiatan sosialnya termasuk saat Hari Raya Idul adha kyai jamak sapaan hangatnya selalu berkurban untuk berbagi kepada masyarakat sekitar, anak yatim piatu, kaum Dhuafa dan seluruh anggota dan karyawannya.

Dalam Kesempatan Wawancara dengan awak media H. Jamak Udin SH, mengatakan kegiatan pembagian hewan qurban ini rutin kita lakukan setiap tahunnya kepada masyarakat sekitar dan anggota dan karyawan-karyawan kami semua, Ungkap H. Jamak.
“Dihari raya Idul adha ini kami mengurbankan dua ekor Sapi, dan dua ekor kambing yang dibagikan untuk masyarakat sekitar, yatim piatu, kaum Dhuafa dan seluruh anggota, karyawan yang ada di PAB, serta Adik-adik rekan media juga,”ujar H.jamak.
ia juga mengatakan untuk sebelumnya kami juga sering melakukan qurban saat Idul adha, dimulai dari tahun 2018 dan sampai sekarang Alhamdulillah masih terus kami laksanakan, dan itu bukan saja atas nama kami tetangga, keluarga, kakek dan nenek kami yang kami tujukan,”ujar H. jamak.
lebih lanjut Kyai H. Jamak juga berpesan Alhamdulillah dengan adanya hari raya qurban ini semoga seluruh masyarakat dan anggota dan karyawan PAB tetap kompak, solid, sehat dan ikhlas seperti makna di hari raya Idul adha ini “ikhlas Berqurban” dan semoga kita semua dijauhi dari marabahaya dan selalu diberkahi Allah SWT,”doanya.
seperti kisah yang tertuang hikmahnya dari nabi Ismail AS.
Hari Raya Idul Adha Qurban merupakan betapa ikhlasnya Nabi Ismail ketika mau di sembeli oleh ayahnya Nabi Ibrahim AS atas perintah ALLAH SWT, Atas dasar keikhlasan dan rela berkurban dan Atas perintah Allah Swt, Nabi Ibrahim menyembeli anaknya Nabi Ismail dan Akhirnya Alllah SWT mengantikan Nabi Ismail dengan seekor domba, itulah bentuk keikhlasan yang diajarkan kepada kita ikhlas mengharapkan ridho Allah SWT,”Terang kyai jamak.
Dari itu kita bisa memetik hikmah bahwasanya untuk berbuat baik haruslah kita dasari dengan penuh keikhlasan,”pungkasnya. (L.Sanjaya)









