Jabartandandang.com,” – Terlihat pandangan pagi hari sampai siang dibuat tidak nyaman
Menurut Oeoed salah satu tokoh asal desa Panjalin kidul kecamatan Sumberjaya kabupaten Majalengka Senin 6 Juni 2026 menjelaskan kepada masyarakat jika pemakai jalan roda dua ataupun roda dua hendaknya hati hati dikarenakan sering terjadi kecelakaan
Petugas parkir di jalan Raya Prapatan rajagaluh ini tidak memperhatikan arah kendaraan yang penting uang diliatnya
Kendaraan yang datang dari berbagai arah ada dari timur ke barat begitu pula sebaliknya
Disinilah akan terjadi arah berlawanan yang menyebabkan kendaraan tabrak adu Bagong ungkap Oeoed
Maman petugas parkir liar ketika dikonfirmasii oleh beberapa media mengatakan bahwa menjadi tugas parkir liar harus setor kepada preman setempat apabila tidak setor maka saya tidak boleh parkir di wilayah parkiran jalan raya Prapatan
Parkiran ini di bagi 12 ( duabelas ).shif dari pagi sampai bagi lagi

Dan petugas parkir diwajibkan setor per shif Rp 10’000 ( sepuluh ribu rupiah ) kata Maman
Ditempat terpisah Uud Nurulhuda SH menjelaskan permasalahan parkir ini bukan hal yang baru
Tahun ,,2025 , parkir di Prapatan rajagaluh sempat di setop oleh pihak kepolisian polres Majalengka
Namun sekarang malah semakin banyak bahkan hampir semua tempat pertokoan dan perkantoran penuh dengan juru parkir liar
Kalau dijumlahkan dengan yang pasar kurang lebih 40 juru parkir liar
Mau yang berpakaian rompi yang bertuliskan juru parkir dan ada logo Dishub kabupaten Majalengka
Selanjutnya saya atas nama masyarakat meminta kepada bapak Eman Sulaeman bupati Majalengka untuk turun biar Prapatan langkung SAE
Begitu pula kepada pihak kepolisian polres Majalengka untuk bisa menertibkan para juru parkir liar jika perlu tangkap dan.periksa pungkas ..(Uud Nurulhuda )









