Pangandaran-Jabartandang.com,”- Dalam kunjungannya, Letkol Inf. Indra Mardianto Subroto menyampaikan, “Pada hari ke-6 kegiatan, saya sengaja datang ke lokasi untuk memastikan bahwa Pra-TMMD ini telah dilaksanakan dengan baik. Target TMMD selama satu bulan diharapkan bisa selesai sesuai jadwal, meskipun kita harus menghadapi tantangan cuaca dan kendala teknis lainnya. Sampai saat ini, akses jalan sepanjang 2.900 meter telah dibuka. Targetnya adalah 15 hari sebelum hari H, jalan sudah bisa digunakan.”
Senin (10/02/2024)
Menurutnya, Pra-TMMD dilakukan lebih awal untuk mengantisipasi kondisi medan yang cukup berat di daerah pegunungan. “Medannya cukup menantang, jadi perlu dilakukan Pra-TMMD dua minggu sebelum pembukaan TMMD resmi,” ujarnya.
TMMD Menyasar 3 Desa
Dalam program TMMD ini, pembangunan jalan akan menghubungkan tiga desa, yaitu:
Desa Karya dengan panjang jalan 1.600 meter
Desa Bojong sepanjang 240 meter
Desa Bunguraya
“Selama ini, masyarakat harus memutar sejauh 10 km jika ingin mengakses desa-desa tersebut. Dengan adanya jalan ini, jarak tempuh akan menjadi lebih pendek,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa daerah tersebut memiliki potensi besar di bidang agrowisata karena banyak ditemukan pohon durian dan manggis. Harapannya, akses jalan ini akan membuka peluang untuk pengembangan agrowisata di masa depan.
Keterlibatan TNI dan Masyarakat
Dalam pelaksanaan TMMD, sekitar 150 personel akan diterjunkan dari berbagai unsur, termasuk TNI AD, AL, dan AU di wilayah Korem 062/Tarumanagara, serta dukungan dari Polri. Selain itu, mahasiswa yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) juga akan dilibatkan agar lebih mengenal potensi desa tersebut.
Sasaran Fisik TMMD
Sasaran utama TMMD meliputi:
Pembukaan jalan sepanjang 2.900 meter dengan lebar 8 meter (bahu jalan 4 meter)
Pembangunan gorong-gorong di 2 titik
Pembuatan plat deker di 1 titik
Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di 3 titik
Pembuatan sumur bor di 6 titik
Selain itu, sesuai arahan Panglima, akan dilakukan kegiatan ketahanan pangan dengan membuka lahan seluas 2 hektar dan penanaman 200 pohon sukun serta kelapa sebagai bentuk penghijauan.(Tantri)







