Subang, Jabartandang.com,” – 9 September 2025 – Koalisi Aktivis Muda Subang yang terdiri dari LASKAR NKRI, AN MAAHAS, UBAN, GPI, dan Naratif Subang menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait pengelolaan pajak daerah di Kabupaten Subang. Dalam pernyataan tersebut, koalisi menegaskan bahwa pajak merupakan jantung negara yang harus dijaga dari praktik-praktik manipulatif demi keberlangsungan peradaban dan pembangunan daerah.
Menurut Koalisi Aktivis Muda Subang, terdapat indikasi permasalahan serius dalam pengelolaan pajak daerah oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Subang, khususnya pada sektor pajak restoran dan tempat usaha kuliner. Oleh karena itu, koalisi menyampaikan sembilan poin tuntutan yang harus segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

Adapun sembilan poin tuntutan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Menegakkan supremasi hukum secara tegas tanpa pandang bulu.
2. Menuntut transparansi pajak daerah, khususnya data pajak restoran di antaranya Sate Maranggi Sibungsu, Dilaga Coffee, dan sejumlah kafe atau rumah makan lainnya.
3. Mendesak Bidang Pengawasan atau Fiskus untuk meningkatkan fungsi pemeriksaan serta pengawasan pajak daerah.
4. Meminta aparat penegak hukum (APH) menindak tegas sesuai ketentuan hukum terhadap Kabid Pendapatan dan Penilaian Bapenda Subang apabila terbukti melakukan pelanggaran.
5. Menuntut audit menyeluruh terhadap kinerja pegawai Bapenda Subang.
6. Menuntut transparansi seluruh anggaran kegiatan di lingkungan Bapenda Subang.
7. Menuntut pertanggungjawaban Bapenda Subang terkait penggunaan anggaran, termasuk alokasi dana untuk proyek Patimban Subang.
8. Mendesak aparat penegak hukum untuk menindak oknum yang terbukti memanipulasi data pajak maupun pendapatan daerah lainnya.
9. Mengusut praktik double anggaran yang diduga terjadi terkait data pajak di wilayah Cupunagara.
Koalisi menegaskan bahwa seluruh tuntutan ini disampaikan atas nama kepentingan rakyat dan demi terciptanya pemerintahan daerah yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Demikianlah pernyataan sikap kami. Atas nama rakyat, sembilan tuntutan ini wajib dipenuhi. Salam perjuangan!” tulis Koalisi Aktivis Muda Subang dalam penutup pernyataan sikapnya. (Rafi)









