Membangun Solidaritas, AWPI Purwakarta Tekankan Pentingnya Menjaga Marwah Pers

oleh -12 views

Purwakarta-Jabartandang.com//Ketua Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Purwakarta, Ramaldi, menegaskan bahwa solidaritas dan kekompakan merupakan kekuatan utama dalam membangun organisasi pers yang kuat dan dihormati. Hal tersebut disampaikannya dalam momentum penguatan internal organisasi di Purwakarta, Sabtu (30/5/2026)

Menurut Ramaldi, di tengah tantangan dunia jurnalistik yang semakin kompleks, rasa persaudaraan dan kepedulian antar-insan pers menjadi nilai krusial yang harus terus dirawat.

“Organisasi yang besar dan kuat tidak hanya dibangun oleh struktur dan jabatan, tetapi oleh rasa saling mendukung, menghormati, serta menjaga satu sama lain dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujar Ramaldi.

Ia menambahkan, solidaritas merupakan wujud nyata dari kebersamaan untuk memperjuangkan profesionalisme, kebebasan pers, dan kehormatan profesi wartawan. Sebagai organisasi profesi, AWPI berkomitmen untuk terus menanamkan semangat persatuan tanpa memandang latar belakang daerah, suku, maupun media tempat bernaung.

“Seluruh anggota merupakan bagian dari keluarga besar organisasi yang memiliki tujuan bersama, yaitu menjaga marwah pers Indonesia dan memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ramaldi menjelaskan bahwa implementasi solidaritas di lingkungan AWPI diwujudkan melalui sikap saling membantu saat menghadapi permasalahan jurnalistik di lapangan, memberikan dukungan moral, serta menjaga stabilitas organisasi. Dengan ekosistem yang solid, setiap anggota diharapkan memiliki ruang aman untuk bertumbuh, belajar, dan berjuang bersama.

Menutup pernyataannya, Ramaldi optimistis bahwa persatuan yang kokoh akan melahirkan organisasi yang bermartabat dan diperhitungkan. Ia mengimbau seluruh pengurus dan anggota untuk menjadikan solidaritas sebagai bentuk loyalitas dan tanggung jawab kolektif.

“Semangat solidaritas harus terus dijaga demi kemajuan organisasi dan masa depan pers Indonesia yang lebih profesional, independen, dan bermartabat,” pungkas Ramaldi.

( Andi)