Purwakarta- Jabartandang.com// Kabupaten Purwakarta lagi mengejar target pembangunan tata kota, jalan,TPT dan jembatan, itu janji Bupati kabupaten Purwakarta Saiful Bahri Binzein atau lebih dikenal dengan panggilan Om Zein, beberapa daerah di Jawa Barat, kususnya daerah Kabupaten Purwakarta lagi gencar-gencarnya pembangunan instruktur, pada Senin ( 22 September 2025)
Pengaspalan jalan Purwakarta – Jatiluhur yang dikerjakan oleh CV Bintang Bagasku Berbunga dengan No kontrak : 341/PUR,08,01,/Rekon,PJR/KTR/PPK/PJ,2WP,lll dengan tanggal kontrak, 01 Agustus 2025, Nilai anggaran Rp 8,525,955,794,39,- bersumber dana APBD tahun 2025, yang berlokasi di desa Jatiluhur kecamatan Jatiluhur Kabupaten Purwakarta Jawa Barat, dengan hasil survei media dilapangan pengaspalan tersebut kurang maksimal dan hasilnya kasar,

Pengaspalan jalan provinsi yang hasilnya kurang maksimal dan permukaannya kasar karena kendala teknis seperti kadar aspal di bawah standar,komposisi abu batu tidak sesuai atau proses pencampuran yang tidak tepat waktu,Hal ini dapat menghambat kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan serta potensi keterlambatan pengerjaan proyek yang seharusnya diselesaikan tepat waktu,
Penyebab permukaan kasar dan hasilnya kurang maksimal itu terjadi, kadar aspal dibawah standar berpengaruh pada daya rekat lapisan aspal membuat permukaan jalan kurang kuat dan tidak tahan lama,
Pengunaan abu batu yang tidak sesuai standar dapat menghasilkan permukaan hotmix yang terlalu kasar dan proses pencampuran tidak tepat waktu dan pencampuran agregat aspal yang tidak dilakukan sesuai waktu minimal dapat mengurangi kualitas hasil pengaspalan,
Permukaan jalan yang sudah kasar dan bergelombang terjadi karena kondisi jalan sebelumnya yang memang sudah rusak sehingga perlu pengaspalan ulang untuk memperbaiki permukaan yang tidak rata,
Awak media menemui salah seorang warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan kepada awak media merasa kecewa dengan hasil pekerjaan pengaspalan yang di kerjakan oleh CV Bintang Bagasku Berbunga yang kurang maksimal dan kasar itu bisa terjadinya rawan kecelakaan,ucapnya
Pengaspalan jalan yang tidak berkualitas baik bisa menghambat aktivitas dan mobilitas warga yang bergantung pada infrastruktur tersebut dan permukaan jalan yang kasar dan tidak rata dapat menyebabkan ketidak nyamanan bahkan akan membahayakan pengendara terutama pengendara sepeda motor,
Penurunan kualitas konstruksi dengan hasil yang kasar dan tidak maksimal menujukkan adanya masalah dalam pelaksanaan teknis dan penerapan standar kualitas,
Dilihat dari papan kegiatan tidak di cantumkan tinggi dan lebarnya itu menunjukkan sudah melanggar Undang-undang Keterbukaan Publik ( KIP) awak media komfirmasih dengan petugas dilapangan AGS menjelaskan kepada awak media memang adanya seperti itu, ucap AGS
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi/ Bupati Purwakarta Om Zein dan Dinas PU segera melakukan pengecekan pelaksanaan proyek tersebut untuk mengidentifikasi kendala dan masalah teknis, Dinas UP Jabar berpotensi menunda pembayaran proyek jika kualitas pekerjaan tidak sesuai standar yang ditetapkan,
( Ramaldi)








