Jabartandang.com,” – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PMI Tingkat Kota Bandung di Halaman Kantor PMI Kota Bandung, Kamis, 17 September 2026.
Peringatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kemanusiaan serta mengapresiasi dedikasi para relawan, pengurus, dan mitra PMI dalam membantu masyarakat.
Upacara dihadiri , jajaran Pemerintah Kota Bandung, unsur TNI, pengurus PMI Kota Bandung, relawan, anggota Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela (KSR) perguruan tinggi, serta berbagai mitra kemanusiaan.
Ketua PMI Kota Bandung, Ade Koesjanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya peringatan HUT ke-81 PMI. Ia mengaku bangga melihat semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh peserta upacara.
“Luar biasa, terima kasih atas hari ini. Upacara peringatan PMI yang ke-81 berlangsung begitu khidmat. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih,” ujar Ade.
Pada kesempatan tersebut, Ade membacakan sambutan Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla. Dalam sambutannya, Jusuf Kalla mengingatkan bahwa PMI yang didirikan pada 17 September 1945 lahir dari semangat membantu masyarakat yang terdampak bencana dan berbagai persoalan kemanusiaan.
Menurutnya, nilai kemanusiaan harus terus menjadi landasan utama dalam setiap langkah PMI. Karena itu, ia menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban bencana yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia, mulai dari bencana di Sumatra, Nusa Tenggara Timur, hingga kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa.

“Palang Merah didirikan untuk membantu bencana dan kesulitan kemanusiaan. Itulah rasa mendalam dari kemanusiaan yang harus terus kita jaga bersama,” demikian pesan Jusuf Kalla yang dibacakan Ade.
Jusuf Kalla juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pengurus, relawan, dan karyawan PMI di seluruh Indonesia yang telah mengabdikan diri membantu masyarakat dalam berbagai kondisi darurat maupun situasi kemanusiaan lainnya.
Ia menilai, kontribusi para relawan dan insan PMI telah menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan, terutama saat terjadi bencana dan keadaan darurat.
Pada HUT ke-81 tahun ini, PMI mengusung tema “Peduli, Bergerak, dan Bersama.” Tema tersebut mencerminkan nilai-nilai dasar yang harus terus dipegang oleh seluruh jajaran PMI dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Makna “Peduli”, menurut Jusuf Kalla, adalah kepekaan terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Kepedulian tersebut harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan respons cepat saat terjadi bencana maupun keadaan darurat.
Ia menegaskan bahwa kecepatan menjadi salah satu kunci pelayanan kemanusiaan PMI. Karena itu, seluruh pengurus dan relawan didorong untuk mampu hadir secepat mungkin di lokasi terdampak.
“Pedoman kita adalah enam jam sampai. Dalam waktu enam jam, pengurus dan relawan harus sudah mencapai lokasi terdampak. Lebih cepat tentu lebih baik. Itulah wujud kepedulian,” ujarnya.
Sementara itu, makna “Bergerak” menekankan pentingnya kesiapsiagaan untuk bertindak dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat. Sedangkan “Bersama” menggambarkan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjalankan misi kemanusiaan.
“Bersama-sama dengan pemerintah, bersama organisasi lain, bersama masyarakat, barulah kita bisa mencapai hasil yang lebih baik dalam pelayanan kemanusiaan,” ungkapnya.
Jusuf Kalla juga mengapresiasi dukungan berbagai mitra PMI yang selama ini berkontribusi dalam pelaksanaan program-program kemanusiaan. Menurutnya, kerja kemanusiaan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan gotong royong dari berbagai pihak.
Melalui peringatan HUT ke-81 ini, PMI Kota Bandung berharap semangat “Peduli, Bergerak, dan Bersama” dapat terus menginspirasi seluruh relawan dan masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Dengan usia yang telah memasuki 81 tahun, PMI diharapkan semakin adaptif, tangguh, dan mampu menjawab berbagai tantangan kemanusiaan, sekaligus menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Selamat ulang tahun ke-81 Palang Merah Indonesia. Mari kita terus bergerak bersama-sama untuk kemanusiaan,” tutupnya. (IW)









